Surat dari Komjen Susno Duadji

Oleh Ahmad Syafii Maarif

Komjen Susno Duadji dengan tulisan tangan berkirim sepucuk surat kepada saya, tertanggal 29 Mei 2010. Dengan perantaraan seorang kurir, surat itu baru saya terima pada 21 Juni 2010, sewaktu saya sedang berada di kantor PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat) untuk sebuah diskusi. Agar pembaca dapat mengikuti isi surat itu, di bawah ini saya turunkan selengkapnya. Jika ada perubahan, hanyalah menyangkut ejaan dan kependekan kata yang saya tulis secara utuh.

Kepada
Yth Buya H Syafii Maarif
di Tempat

Assalamualaikum wr.wb. Salam hormat dari balik tembok tahanan. Semoga Buya dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah swt. Amin.
Buya, rupanya menegakkan keadilan, kebenaran, dan hukum di negeri ini sangatlah sulit, harganya mahal sekali, penjara/sel tahanan taruhannya. Penguasa sangat pandai merekayasa kasus, saya sebagai pelapor yang mengungkap kasus justru dijebloskan ke dalam sel.

Namun, saya tetap tegar dan tidak akan berhenti bersuara dan berupaya. Momentum perang terhadap ketidakadilan, kezaliman, rekayasa, korupsi yang merupakan embrio reformasi birokrasi sedang berjalan di Nusantara, sayang kalau terhenti. Mohon dukungan moral Buya selaku negarawan untuk tetap mendorong reformasi tetap bergulir. Terima kasih, mohon maaf kalau ada salah ucap.

Jakarta, 29 Mei 2010
Ditandatangani

Susno Duadji

Catatan saya:
Saya bukanlah seorang negarawan. Posisi saya amat jauh dari kualitas itu. Saya tidak tahu kepada siapa saja Pak Susno berkirim surat dari dalam sel tahanan. Sebagai mantan kabareskrim, Komjen Susno punya jaringan sangat luas, domestik dan internasional, yang berkaitan dengan tugasnya sebagai aparat penegak hukum untuk mengungkap segala jenis kriminal yang merugikan negara.

Kesaksiannya yang sedikit meringankan Antasari Azhar telah menghebohkan pihak kepolisian dan kejaksaan. Karena terus saja bersuara lantang, akhirnya Pak Susno ditangkap dan dikerangkeng. Sesuai dengan bunyi suratnya, perwira tinggi ini akan tetap tegar dan akan terus bersuara. Adapun tuduhan terhadapnya, biarlah diproses secara hukum melalui peradilan terbuka, fair, dan bebas dari rekayasa. Pengungkapan kasus Gayus Tambunan tentu akan tetap saja misterius sampai hari ini, sekiranya perwira tinggi kelahiran Pagaralam ini tidak membongkarnya untuk publik.

Begitu juga, informasi tentang Bank Century pasti dapat ditanyakan kepada Pak Susno, siapa sebenarnya yang berada di belakang megaskandal ini. Akhirnya, saya berharap apa pun ujungnya nanti kasus penahanan Pak Susno ini, data kriminal yang ada di tangannya harus dibeberkan kepada publik. Perlawanan terhadap segala bentuk kriminal akan sia-sia belaka jika para petinggi negeri ini masih saja berlindung di balik sikap kepura-puraan. Dalam ucapan, ingin menegakkan hukum, tetapi dalam praktik hukum itu diinjak-injak, karena sudah terlalu banyak pihak yang berkubang dalam dosa dan dusta terhadap bangsa dan negara yang bernasib malang ini.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: